Author Archives: hedi

Cahill Optimis Dipanggil Inggris Untuk Piala Dunia 2018

Gary Cahill timnas Inggris

Gary Cahill timnas InggrisDefender Chelsea, Gary Cahill tidak mau menyerah untuk meraih impiannya tampil di Piala Dunia Rusia bulan Juni-Juli mendatang bersama tim nasional Inggris. Cahill berujar jika segala sesuatunya masih mungkin terjadi.

Cahill tidak dipanggil oleh manajer Inggris, Gareth Southgate dari skuat terakhir saat jeda internasional Maret kemarin, di mana The Three Lions menghadapi Belanda dan Italia. Namun, dia belum putus harapan untuk memperkuat Inggris di Piala Dunia 2018.

Kapten Chelsea tersebut pada akhir pekan kemarin berhasil mengantarkan timnya melaju ke final Piala FA setelah mengalahkan Southampton dengan skor 2 – 0 di Wembley Stadium, dan ia optimistis bakal meraih tempatnya kembali di level tim nasional setelah mengukir empat penampilan beruntun bersama The Blues.

“Segala sesuatunya mungkin terjadi ketika Anda bermain, dan itulah mengapa saya senang untuk kembali tampil. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi di musim panas nanti,” kata Gary Cahill dikutip dari Sky Sports News.

“Chelsea akan bertanding di final Piala FA, sedangkan Piala Dunia akan segera berlangsung. Mari kita tunggu dan lihat.”

Cahill menambahkan: “Badan saya sangat bugar, saya siap diandalkan. Saya tidak merasa bahwa saya harus membuktikan apa pun. Selama ini saya sudah melakukannya, lagi dan lagi,” tegasnya.

Hal-hal Yang Timnas Brasil Harus Pikirkan Sebelum Piala Dunia 2018

Persoalan Tite di Timnas Brasil 2018

Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung sekitar 2 bulan lagi, tim nasional Brasil menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu kandidat juara di Rusia.

Pasukan Tite dapat bermain impresif untuk berdiri di puncak klasemen Zona CONMEBOL dan sudah memastikan kelolosan mereka ke putaran final tahun 2018.

Walau demikian bukan berarti tim Samba sekarang ini sudah seutuhnya ideal. Masih ada beberapa potensi masalah di sejumlah bagian.

Berikut ialah beberapa hal yang harus diselesaikan oleh Tite sebelum Piala Dunia Rusia bergulir.

Penjaga gawang muda yang belum berpengalaman

4 tahun lalu edisi Piala Dunia Brasil, Luiz Felipe Scolari berjudi dengan memilih Julio Cesar, yang berusia 34 tahun, sebagai kiper nomor satu Selecao. Dan kiper itu mampu membalas kepercayaannya dengan menyelamatkan tim di sesi adu penalti melawan Chile di babak 16 besar.

Tite, di sisi lain, memercayakan tempat utama kepada Alisson, yang menghabiskan sebagian besar musim lalu dengan menyaksikan pertandingan Roma dari bangku cadangan.

Untuk pilihan kedua, Tite memiliki kiper muda lainnya yaitu Ederson, yang mulai musim ini bermain untuk Manchester City. Jika pilihannya tidak berubah, maka Brasil akan membawa tiga kiper pemula ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990. Dan itu adalah hal yang cukup mengkhawatirkan.

Filipe Luís

Filipe Luis terus bermain konsisten di ini belakang Atletico Madrid. Ia dipandang sebagai salah satu bek kiri tertangguh di Eropa, dengan kemampuannya yang seimbang dalam bertahan dan menyerang.

Tetapi di Brasil, ia sungguh kerepotan untuk menambahkan caps-nya. Kehadiran Marcelo membuat Luis minim untuk tampil di tim utama, sementara di sisi kanan, Dani Alves masih memiliki pengaruhnya.

Mencadangkan pemain sekelas Luis adalah hal yang disayangkan, dan jika Tite memiliki pemecahan masalah tersebut, maka itu akan sangat baik.

Baca Juga : Prediksi Squad Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Duet di lini belakang

Thiago Silva sering menjadi pemain cadangan di tim Brasil, terutama setelah timnya tersingkir secara mengenaskan di Piala Dunia terakhir.

Tetapi secara perlahan masuk ke dalam pilihan serius Tite. Dia adalah cadangan langsung dari Miranda atau Marquinhos. Tempat keempat di tempat bek tengah masih diperebutkan oleh sejumlah pemain, tetapi David Luiz kemungkinan akan meraihnya.

Melihat 2 pemain berpengalaman Thiago Silva dan David Luiz saat ini jadi cadangan di Brasil ialah hal yang miris. Tetapi Tite tentu memiliki pendapatnya sendiri.

Susunan lini tengah Selecao

Brasil sekarang ini punya sejumlah pemain yang dapat jadi pilihan untuk isi garis tengah mereka. Philippe Coutinho ialah satu nama di antaranya. Selain itu ada sejumlah nama lain seperti Renato Augusto, Fernandinho dan Paulinho.

Tetapi kalau melihat dari penampilan di klub masing-masing, kehadiran dari Casemiro merupakan kewajiban di garis tengah Brasil. Tite punya banyak opsi gelandang dengan berbagai tipe, dan pilihan strateginya akan amat penting untuk mengakomodasi para gelandang berkualitas miliknya.

Roberto Firmino

Roberto Firmino amat mungkin tampil di Rusia. Namun itu kalau Gabriel Jesus sungguh alami penurunan dalam performanya. Dengan adanya Neymar, Willian dan Douglas Costa, maka pilihan Roberto Firmino di tim inti Brasil adalah posisi penyerang tengah.

Firmino perlu berselisih dengan Gabriel Jesus untuk mendapatkan kesempatan bermain dari Tite. Sampai saat ini Firmino tampil oke di Liverpool, dan memilih antara dirinya dengan Gabriel Jesus merupakan rintangan untuk Tite.

Profil Pemain Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Skuad Tim Nasional Brasil piala dunia 2018

Skuad Tim Nasional Brasil piala dunia 2018

Inilah daftar pemain (skuad) Timnas Brasil di Piala Dunia 2018. Dibawah arahan pelatih Tite, tim yang isinya para pemain bintang kelas dunia diberbagai posisi dari mulai kiper, bek, gelandang hingga penyerang. Skuad yang ingin tunjukkan diri, kalau mereka merupakan negara paling berhasil di turnamen Piala Dunia.

Ya, Brasil adalah tim dengan koleksi titel juara dunia terbanyak sampai saat ini, sudah menjadi juara Piala Dunia sebanyak 5 kali. Mereka miliki tekat menambah catatan titelnya di Piala Dunia kali ini, demi menjauh dari kejaran Jerman dan Italia dengan 4 trophy.

Tidak berhasil keluar sebagai juara di Piala Dunia 2014 kemudian ditanah sendiri, Brasil ingin tebus kegagalan itu di ajang Piala Dunia 2018 di Russia ini. Brasil bakal mengawali perselisihannya pada tahap grup yaitu Grup E melawan Kosta Rika, Swiss dan Serbia. Diatas kertas mereka paling difavoritkan untuk lolos ke babak 16 besar.

Profil Data Pemain Timnas Brasil Piala Dunia 2018

Asosiasi : Brasil Confederação Brasileira de Futebol (CBF)
Julukan Tim : Canarinho (Little Canary)
Konfederasi : CONMEBOL
Kode FIFA : BRA
Ranking FIFA : 2 (15 Maret 2018)
Kapten : Neymar
Most Caps : Cafu (142)
Top Scorer : Pelé (77)
Stadion Utama : Maracanã Stadium
Pelatih : Brasil Tite

Peringkat FIFA :

Terkini : 6
Tertinggi : 1 (151 kali dalam 7 kesempatan)
Terendah : 22 (Juni 2013)

Peringkat Elo:

Terkini 1
Tertinggi 1 (7.708 hari dalam 38 kesempatan)
Terendah 18 (November 2001)

Piala Dunia :
Penampilan 20 (Pertama kali pada 1930)

Hasil terbaik :
Juara Pertama:
1958
1962
1970
1994
2002

Data Pemain Brasil 2018

Profil Data Pemain Timnas Brasil Piala Dunia 2018

Timnas Brasil dipastikan lolos ke pergelaran Piala Dunia 2018 di Rusia setelah menjuarai kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL. Pada putaran final Piala Dunia 2018, Brasil masuk ke Grup E, bersama dengan timnas Swiss, Kosta Rika dan Serbia.

15 Pemain akan Masuk Skuat Brasil di Piala Dunia 2018

isi skuat Timnas Brasil

isi skuat Timnas Brasil

Pelatih Brasil Tite sudah pilih 15 nama pemain yang sudah pasti akan terdaftar dalam skuat Selecao yang akan ia bawa untuk tampil di ajang Piala Dunia 2018 yang akan datang. Siapa saja nama-nama pemain yang akan ia bawa?

Dalam sebuah wawancara dengan yang dikutip ESPNFC, Tite katakan beberapa nama pemain yang sudah dijamin oleh dirinya akan terdaftar dalam skuat untuk bermain pada musim panas yang akan datang.

Dari daftar nama tersebut itu ada kuartet Brasil di Paris Saint-Germain, yakni Daniel Alves, Marquinhos, Thiago Silva, dan Neymar. Sedangkan dari Premier League ada Roberto Firmino (Liverpool), Willian (Chelsea), dan Gabriel Jesus dan Fernandinho (Manchester City).

Selain itu tempat otomatis lain dipegang oleh duo Barcelona, Philippe Coutinho dan Paulinho, Casemiro dan Marcelo dari Real Madrid, kiper AS Roma Alisson, Miranda dari Inter Milan, dan pemain Beijing Guoan Renato Augusto.

Dengan begitu, maka hanya tinggal tersisa delapan tempat kosong dalam skuat Brasil-nya Tite untuk tampil di Rusia musim panas mendatang. Tempat ini akan diperebutkan pemain-pemain macam Alex Sandro, Douglas Costa, dan Ederson.

“Daftar ini masih terbuka pada satu bagian dan sudah tertutup di bagian lainnya,” imbuh Tite.

Baca Juga : Prediksi Squad Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Prediksi Squad Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Skuad timnas Brasil

Soal sepakbola tentu saja amat identik dengan negara Brasil. Hal tersebut seperti menjadi jantung kehidupan untuk warga Brasil yang jumlahnya sampai dengan 200 juta penduduk.

Dengan begitu, tidak heran kalau Brasil punya banyak talenta hebat di dunia sepak bola. Sedari dulu, negara kawasan Amerika Selatan ini sering kali bermunculan pemain bintang sepak bola dunia seperti Pele, Zico, Socrates, Bebeto, Carlos Dunga, Romario, Marcos Cafu, Roberto Carlos, Ronaldo, Ronaldinho dan Ricardo Kaka.

Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, sosok pemain bintang tak bikin Brasil keluar sebagai juara di pentas Piala Dunia. Sedari terakhir kali berjaya pada tahun 2002, Brasil tidak lagi bisa tegaskan dirinya sebagai yang paling oke di jagat raya.

Lewat 3 edisi terakhir Piala Dunia, Brasil memang bermain menghibur dengan permainan ‘Tarian Samba’ yang jadi ciri khas mereka. Tetapi hal tersebut tidak bisa mengantarkan mereka ke atas podium juara. Pada Piala Dunia 2006 Jerman, Brasil gugur di babak perempat final setelah tunduk dengan skor 0-1 saat melawan Prancis.

4 tahun kemudian, Brasil kembali terhenti di babak perempat final. Pada Piala Dunia di Afrika Selatan, Selecao menyerah 1-2 dari Belanda.

Nasib tersebut terus berlanjut malah ketika mereka menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2014. Brasil kalah telak dengan skor 1-7 dari Jerman, dan harus merasa puas dengan berada di urutan 4 setelah ditundukkan dengan skor 0-3 oleh Belanda.

 

Tetapi banyak hasil buruk seperti menjadi bahan pelajaran penting bagi Federasi Sepak Bola Brasil. Mereka terus lakukan perbaikan sampai akhirnya lahirlah sejumlah bintang dunia yang masih berumur muda.

Pertahanan Timnas Brasil

Kiper

Brasil tidak mudah mencari penjaga gawang berkualitas. Setelah masanya Claudio Taffarel, Nelson Dida dan Julio Cesar, Brasil tidak lagi punya penjaga gawang fenomenal yang bikin para penyerang lawan gemetar.

Jefferson, Heurelho Gomes, Diego Alves, Rafael Cabral dan Marcelo Grohe dinilai tak penuhi ekspektasi. Tetapi sekarang Brasil ada sosok Ederson Moraes yang cemerlang di Manchester City. Tidak itu saja, Brasil pun punya penjaga gawang pelapis yang sama hebatnya Alisson Becker (AS Roma) dan Norberto ‘Neto’ Murara (Valencia).

Baca Juga : Tim Terkuat Kandidat Juara Piala Dunia 2018

Pemain Bertahan

Garis pertahanan Brasil sering bergantung dengan Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, serta Marcelo da Silva Junior. Kualitas mereka memang oke, tetapi dikemudian hari mereka akan bertambah tua dan ini bikin fans Timnas Brasil cemas.

Kemudian Muncullah pemain hebat dengan umur yang lebih muda. Peran Dani Alves (34 tahun) sebagai bek kanan bisa diserahkan ke Danilo Luiz da Silva (26 tahun). Thiago Silva (33 tahun) dan David Luiz (30 tahun) yang kerap mengisi sektor bek tengah bisa digantikan oleh Marquinhos (23 tahun), Juan Jesus (26 tahun), atau Rodrigo Caio (24 tahun).

Sedangkan Marcelo (29 tahun), terlihat masih tegar menjadi bek kiri. Untuk pelapis sudah ada  Alex Sandro (26 tahun) yang kualitasnya telah diakui oleh banyak orang.

Kekuatan skuad Timnas Brasil

Gelandang
Brasil sering kali hadirkan pemain berbakat yang posisinya di gelandang. Mulai dari Socrates, Carlos Dunga, Leonardo, Rivaldo, Juninho, Gilberto Silva dan Ricardo Kaka pernah menjadi gelandang andalan dari Tim Samba.

Lalu hadirlah pemain top lainnya seperti Diego Ribas, Lucas Leiva, Hernanes, Felipe Melo, Ramires dan Luiz Gustavo. Namun mereka semua terlihat tak konsisten menjaga penampilan terbaik mereka. Sampai akhirnya peran mereka tergantikan dengan pemain yang lebih hebat seperti Douglas Costa, Paulinho, Willian, Casemiro, Fernandinho dan Philippe Coutinho.

Mereka pun dipercaya memperkuat Tim nasional Brasil ketika pertandingan friendly melawan Jepang pada tanggal 10 November 2017 lalu. Pelatih Brasil, Adenor ‘Tite’ Bacchi dipercaya bakal lebih pusing ke depannya karena masih banyak pemain gelandang yang luar biasa yang masih belum diliriknya seperti Oscar, Bernard, Felipe Anderson dan juga Thiago Maia.

Penyerang
Sekarang ini, telah banyak pemain Brasil yang berada di atas ketenaran. Seperti Pele, Tostao, Bebeto, Romario, Ronaldo, Ronaldinho, sampai Robinho.

Sekarang ini status itu sedang menempel pada diri Neymar da Silva Santos Junior. Namun selain Neymar, siapa lagi yang pantas berada di garis serang Timnas Brasil?

Belum lama ini nama-nama seperti Adriano, Alexandre Pato, Nilmar, Luis Fabiano, Julio Baptista, Hulk dan Fred pernah dipercaya sebagai ujung tombak. Tetapi ketajaman mereka di depan gawang lawan sering disepelekan oleh sejumlah orang. Sampai pada akhirnya Brasil dikritik habis-habisan sebab amat tergantung pada ketajaman Neymar di Piala Dunia 2014 kemarin.

Namun di Piala Dunia 2018 nanti, Neymar nampaknya tidak akan bekerja seorang diri untuk mendorong garis pertahanan lawan. Karena Brasil telah miliki pemain penyerang yang tak kalah hebat yaitu Gabriel Jesus, Roberto Firmino, dan juga Garbriel Barbosa.

Carrick Ungkap Depresinya Di Timnas Inggris Di Masa Lalu

Carrick Piala Dunia

Carrick Piala DuniaGelandang Manchester United, Michael Carrick, mengaku pernah mengalami depresi ketika memperkuat tim nasional Inggris di ajang Piala Dunia 2010 silam. Kala itu, Carrick merasa sudah terlalu lama berada dalam squad dan memohon FA untuk tidak memanggilnya lagi.

Michael Carrick merupakan salah satu pemain yang cukup sering dipanggil untuk memperkuat The Three Lions di pentas internasional. Sepanjang karirnya, pemain berumur 36 tahun ini telah mencatat 34 penampilan sejak pertama kali memperkuat timnas di tahun 2001 lalu.

Seperti yang diketahui, Carrick telah menyatakan akan pensiun dari dunia sepakbola di akhir musim ini. Sebelum mencapai penghujung karirnya, ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat ogah memperkuat timnas Inggris dan merasa depresi karena itu.

“Saya sudah bermain bersama tim nasional dalam waktu yang sangat lama dan jujur saja saya tidak ingin kembali bersama Inggris,” ujar Carrick seperti yang dilansir dari BBC.

“Saya masih bersedia jika dipanggil MU dalam pramusim selama tiga minggu. Tapi untuk kembali ke Inggris, saya akan menilaknya,” lanjutnya.

Carrick menyebut bahwa Piala Dunia 2010 sebagai kompetisi terakhirnya di level internasional dan tidak ingin lagi memperkuat The Three Lions. Bahkan sampai meminta kepada FA untuk tidak memanggilnya lagi saat itu.

Carrick sendiri kembali ke squad The Three Lions pada tahun 2015 dalam pertandingan kontra Spanyol. Dalam pertandingan yang dimenangkan Spanyol tersebut, ia harus keluar lebih dulu karena mengalami cedera.

Ancaman Seks Untuk Timnas Inggris Di Piala Dunia 2018

Inggris Piala Dunia 2018

Inggris Piala Dunia 2018Para pemain tim nasional Inggris terancam dengan beberapa gangguan di Piala Dunia 2018 di Rusia, yang paling menyorot perhatian adalah perangkap seks yang sengaja disusun oleh tim tuan rumah.

Peringatan tersebut dilontarkan oleh Direktur Keamanan dan intelijen dari Universitas Buckingham, Anthony Glees, berdasarkan informasi dari intelijen yang dia dapatkan.

Dikutip oleh salah satu media inggris, beberapa wanita tercantik di Rusia bakal ‘diperintahkan’ untuk menggoda para pemain The Three Lions untuk melakukan hubungan seks selama persiapan atau jelang laga besar. Aksi itu pun akan direkam dan dijadikan sebagai alat untuk memeras skuat arahan Gareth Southgate.

Glees mengatakan pihak tuan rumah bakal melakukan segala cara untuk mencegah Harry Kane dan kawan-kawan memenangkan Piala Dunia 2018.

“Saya tahu kami tidak memiliki peluang besar jadi juara Piala Dunia 2018. Namun jika ada sejumlah cara menjijikkan untuk membuat peluang kami semakin berkurang, mereka bisa melakukannya melalui makanan yang diracun atau dengan dengan wanita-wanita Rusia,” ujar Glees.

Jebakan seks itu pun mudah terjadi jika para penggawa timnas Inggris tidak berhati-hati. Apalagi karena sebagian istri atau kekasih (WAGs) para pemain memilih untuk tidak ikut terbang ke Rusia.

Hubungan antara Inggris dan Rusia memang sedikit memanas setelah adanya percobaan pembunuhan mantan agen Rusia, Sergei Skripal berupa racun syaraf. Pihak Inggris pun menuduh upaya itu dilakukan Rusia.

Glees memprediksi jika Rusia akan kembali menyusun rencana jahat itu untuk ‘mengerjai’ timnas Inggris, tidak terkecuali para pendukungnya, supaya mereka tidak nyaman dan ingin cepat-cepat meninggalkan Rusia.

Untuk Juarai Piala Dunia, Inggris Perlu Keajaiban

Timnas Inggris Piala Dunia 2018

Timnas Inggris Piala Dunia 2018Defender Manchester City, Kyle Walker menyebut jika tim nasional Inggris perlu keajaiban untuk bisa menjadi juara Piala Dunia 2018. Pasalnya, Inggris dinilai masih sedikit pengalaman di ajang sebesar ini.

“Tentu saja kami ingin melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia. Tapi kami harus bersikap realistis dengan peluang kami,” ungkap Kyle Walker seperti yang dilansir dari Tribal Football.

“Kami memang memiliki skuat yang memiliki kualitas untuk melakukannya. Tapi saya rasa kami butuh keajaiban untuk sampai ke sana (gelar juara),” ujar Kyle Walker.

Walker tidak menyangkal jika squad The Three Lions saat ini diisi para pemain potensial yang mayoritas merumput di Premier League, liga domestik paling kompetitif di Eropa.

Tapi ada satu kekurangan Inggris yang menjadi masalah utama. Yaitu pengalaman. Apalagi kesebelasan yang saat ini ditangani oleh Gareth Southgate ini sudah lama tidak pernah bisa melangkah jauh di Piala Dunia.

“Ada banyak tim bagus selain kami. Dan rekor kami di ajang ini tidak bagus-bagus amat. Kami juga tidak punya pengalaman melangkah jauh di ajang ini,” lanjut Kyle Walker.

“Inggris tidak pernah melangkah jauh di ajang ini dalam kurun waktu yang lama. Jadi kami bertarung di sana mencoba menang di fase knockout. Itu bisa menjadi sebuah langkah awal yang bagus,” jelas Kyle Walker.

Inggris akan memulai petualangan di Piala Dunia 2018 Rusia pada 18 Juni 2018 mendatang dengan berduel melawan tim nasional Tunisia. Harry Kane dan rekan-rekannya tergabung di grup G bersama Belgia, Panama dan Tunisia.